Asia Tenggara Berpotensi Pimpin Pasar Asuransi Syariah

JAKARTA - Potensi besar pasar asuransi syariah diprediksikan ada di wilayah Asia Tenggara. Pasalnya, Indonesia dan Malaysia sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak ada di wilayah ini, belum lagi potensi di negara-negara lain di Asia Tenggara.

Pada 2015, diperkirakan Asia Tenggara dapat memberikan kontribusi asuransi syariah hingga USD4,3 miliar. Saat ini, pasar asuransi syariah baru menyentuh sekira 0,72 persen penduduk muslim dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh konsultan Takaful Practice Leader & Consulting Actuary, Safder Jaffer, pada Konferensi Internasional Syariah Insurance in Indonesia; New Growth Opportunity within the World’s Largest Muslim Population Country di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (21/7/2011).

“Pada 2015, kami memprediksikan Asia Tenggara berpeluang memimpin pasar asuransi syariah di dunia dengan peningkatan kontribusi asuransi syariah hingga USD4,3 miliar,” kata Safder.

Dalam materi Global Trends of Syariah Insurance Business, Safder memperkirakan, pada 2015 juga pertumbuhan pasar asuransi syariah di Indonesia akan lebih cepat dibandingkan Malaysia dan kedua negara akan berbagi pasar yang sama di Asia Tenggara.

“Indonesia secara berkala mengubah regulasi tentang asuransi syariah yang memungkinkan mereka lebih cepat maju dari pendekatan yang dipakai Malaysia,” imbuhnya.

Selain Asia Tenggara, pasar Asia yang diprediksikan turut menyumbang pertumbuhan asuransi syariah dunia adalah Asia Selatan meliputi Bangladesh, Pakistan, dan Srilanka, serta negara-negara di Timur Tengah dan Afrika seperti Sudan.
(and)

Home | HARGA TOKEN PLN | HARGA VOCHER GAME | HARGA PULSA | BROSUR | CARA DAFTAR | CARA TRANSAKSI | CONTACT US | CARA ISI SALDO DEPOSIT

Anda Mencari:

Tags: